AKTUALITANEWS.COM, PASURUAN – Pelayanan publik pada kantor dispendukcapil kab.pasuruan sungguh sangat tidak relevan dan terkesan lemot serta membosankan.
Seperti yang dialami oleh salah satu warga yakni Henry Sulfianto asal Bangil, ia sebelumnya mengantar anaknya untuk perekam KTP Eletronik di UPT Dispendukcapil Kecamatan Beji, sekitar tangga 5-6 Januari 2026 lalu. Namun hingga saat ini KTP yang dimaksudkan belum ada jluntrungnya.
“Beberapa waktu lalu saya ke UPT Beji,oleh petugas diinfokan bahwa material habis dan diarahkan untuk ke Dispendukcapil untuk mempercepat prosesnya.
Saat ke Dispendukcapil coba di tanyakan dengan membawa Kartu Keluarga, oleh petugas setempat diminta untuk ke Mall Pelayanan Publik,”ujar Ki Demang sapaan akrab Henry Sulfianto.
Lebih lanjut, jelas ini kerja yang sangat tidak relevan dan terkesan tidak sejalan dengan program Mas Bupati (Mas Rusdi) yang mengaungkan pelayan publik cepat dan tepat serta terindikasi memberangus program Bupati. Sejurus atas hal ini, kenapa pihak Dispendukcapil sebagai ladang sektor penerbitan KTP atau administrasi kependudukan menyerahkan semua celakanya ke Mal Pelayanan Publik.
Hal ini membuat warga harus wira-wiri mengurus administrasi kependudukannya. Dari UPT Kecamatan, ke Dispenduk dan lalu ke Mal Pelayanan Publik.Bahkan kami dapat info dari warga bahwa ngurus KTP sampai 3bulan juga ada pula yang membayar ke oknum 125ribu agar KTPnya sehari jadi,”luasnya menambahkan.
Saat hal ini coba dipertanyakan ke Tekto Kadispendukcapil Kab.Pasuruan melalui pesat Whats Up (WA) akan tetapi centang satu pun demikian saat ditilp tidak diterima. Hingga berita ini ditayangkan belum ada hasil konfirmasi dari Kadispendukcapil Kab.Pasuruan.(**)






Tinggalkan Balasan