Ekonomi

Harga Emas Diprediksi Tembus Rp 1 Juta/Gram, Jual atau Beli?

Jakarta – Harga emas di tahun 2020 ini berkali-kali mencetak rekor. Bahkan, harga emas batangan Antam hari ini, Sabtu (11/4/2020) berada di level Rp 951.000/gram.
Tingginya harga emas ini terjadi ketika nilai instrumen investasi lainnya tertekan oleh pandemi virus Corona (COVID-19). Lantas, apakah sekarang waktunya bagi detikers untuk menjual emas?

Ia berpendapat, emas merupakan instrumen investasi yang aman di tengah pandemi Corona. Kenaikan harga emas ini terjadi karena kepanikan dari tekanan pandemi tersebut.

“Harga emas memang dipengaruhi beberapa faktor ya. Pertama kan memang kepanikan ya. Kepanikan investor di hampir seluruh dunia untuk menyimpan asetnya di emas ya karena dianggap aman gitu,” kata Bhima.

Selain itu, ia menilai harga emas akan sulit turun jauh dari nilai yang tercetak saat ini. Kalau pun ada penurunan, ia memprediksi tak terlalu signifikan.

“Kemudian emas itu kalaupun turun susah kembali ya. Misalkan ke level satu tahun yang lalu. Jadi kalau turun pun ada koreksi, koreksinya tidak terlalu dalam. Jadi trennya memang harga emas akan terus mengalami kenaikan,” tambahnya.

Ia menyarankan masyarakat untuk tetap menyimpan emasnya, dan menjualnya di level yang tertinggi. Pasalnya, ia memprediksi harga emas bakal tembus Rp 1 juta/gram.

“Tidak menutup kemungkinan harga emasnya mungkin menyentuh Rp 1 juta per gram,” tuturnya.

Dengan prediksi resesi global yang lebih parah dibandingkan krisis 1998 dan 2008, menurutnya harga emas batangan berpeluang melambung lebih tinggi. Jika hal itu terjadi, orang-orang cenderung menyimpan hartanya dengan mengkonversinya ke dalam bentuk emas batangan. Semakin banyak yang membeli emas maka harganya bakal berpeluang terus meningkat.

“(Harga emas bisa tembus Rp 1 juta) iya kalau kondisi terus memburuk. Orang akan terus banyak menyimpan di safe haven itu ya, emas salah satunya,” tambahnya.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Comments are closed.